KEMBALILAH KE TUGAS UTAMAMU

 

Mari kembali ke tugas kita, ilmu, amal dan dakwah. Mari kita menghargai waktu kita, kembali membenahi hubungan kita dengan Allah saat fitnah seperti ini.

012517-kembalilah-ke-tugas-utamamu

Akhir-akhir ini, banyak orang bahkan penuntut ilmu dan ustadz tersedot waktu, energi dan pikiran untuk mengikuti berita perkembangan politik praktis negeri ini yang semakin carut marut.

Beberapa penuntut ilmu bahkan ustadz mendadak berubah profesi dari pendakwah menjadi pengamat politik bahkan politikus yang mengulas dan menganalisa peta politik sehingga tersibukkan dari tugas mulia yang inti.

Lebih parah lagi, para awam yang tidak mengerti thaharah (bersuci) dan shalat pun berani berbicara masalah besar tanpa kontrol dan kendali seakan ulama kibar dan Mufti.

Manhaj salaf yang saya kenal sejak dulu adalah menyibukkan diri dengan ilmu, amal dan dakwah, bukan dengan politik praktis zaman ini yang penuh dengan noda-noda yang bertentangan dengan syariat Islam yang mulia.

Dahulu Syaikh Albani berkata:

من السياية اليوم ترك السياية

“Termasuk politik syar’i zaman ini adalah meninggalkan politik praktis”.

Sebuah nasehat dan ucapan yang sangat indah. Dan lebih indah lagi jika kita mengamalkannya, lebih-lebih dalam situasi hiruk-pikuk politik yang melelahkan saat ini.

Mari kembali ke tugas kita, ilmu, amal dan dakwah. Mari kita menghargai waktu kita, kembali membenahi hubungan kita dengan Allah saat fitnah seperti ini. Bukankah Nabi  Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

العبادة في الهرج كهجرة إلي

Ibadah saat kacau pahalanya sepertinya hijrah padaku” (HR. Muslim no. 2948).

Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa bisa begitu? Karena saat situasi kacau, biasanya banyak orang lalai dari ibadah kepada Allah.

Bukan berarti kita tidak memikirkan masalah negeri, tetapi kita punya cara tersendiri untuk menghadapinya berdasarkan tuntunan illahi, yaitu dengan menyibukkan diri dengan ibadah.

Kalaupun berbicara tentang politik, biarlah hal itu kita serahkan kepada orang-orang yang ahli di bidangnya dari ulama dan umara’ tanpa menyibukkan umat dan memprovokasi menuju anarkisme, demonstrasi dan pertumpahan darah.

Mari bersikap tenang, jangan sibukkan diri kita dengan politik praktis.

Wahai para penuntut ilmu dan para ustadz, tolong ajarkanlah kami kembali kepada ilmu yang bermanfaat, gandenglah tangan kami menuju surga, jangan sibukkan kami terlibat dan terjun dalam dunia politik praktis yang kotor.

Semoga Allah memperbaiki keadaan negeri ini.

Barakallah

@kaefota

SHALAT JAMAAH DI RUMAH BERSAMA KELUARGA

Shalat Jamaah di Rumah Bersama Keluarga

Ada yang bertanya, “Apakah boleh seseorang shalat jama’ah bersama keluarganya di rumah?”

Pertanyaan itu dijawab Syaikh Shalih bin Muhammad Al Luhaidan sebagai berikut:

Jika rumah Anda tidak terdapat satu pun masjid di lingkungan sekitarnya atau Anda memiliki udzur untuk melaksanakan shalat di masjid maka hukumnya boleh bahkan lebih afdhal Anda shalat berjamaah di rumah bersama keluarga anda.

Bahkan lebih afdhal juga bagi istri Anda, ia shalat bermakmum pada Anda.

Namun tidak diperbolehkan seseorang muslim (lelaki) shalat berjamaah di rumahnya dan meninggalkan shalat jamaah di masjid-masjid.

Ini hukumnya haram, karena menyelisih sunnah Nabi Shallallahualaihi Wasallam dan karena itu merupakan bentuk ketidak-sukaan terhadap sunnah Nabi.

Ketika seseorang tidak suka terhadap sunnah Nabi dan lebih menuruti nafsunya, itu karena keadaan dirinya yang rusak.

Wallohu a’lam bishshawab

 

source 

HIDAYAH MENGHAMPIRI PEMUDA INI SEBELUM AJAL MENJEMPUT

 

Assalamualaikum wrwb

Adalah seringkali kita mendengar kata hidayah dan taufiq. Namun tahukah Anda bahwa kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda?

Bila hidayah bermakna petunjuk Allah SWT yang diperoleh dari proses belajar, maka taufiq adalah kekuatan yang Allah tanamkan pada diri seseorang sehingga dia dengan mudah mengamalkan ajaran yang telah dipelajarinya.

Kisah pemuda dibawah ini dapat dijadikan pelajaran oleh kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. InsyaaAllah.

Hidayah Menghampiri Pemuda Ini Sebelum Ajal Menjemput

Sebagaimana diketahui bahwa Allah SWT memberikan hidayah dan taufiq pada setiap orang yang dikehendaki-Nya dan pemuda ini adalah salah satu orang yang beruntung tersebut.

Kisah ini bermula dari cerita salah seorang Syaikh mengenai seorang Kristen yang wafat di atas taufiq dari Allah. Pelajaran ini akan bermanfaat bagi kita untuk meningkatkan keimanan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Suatu ketika, Syaikh sedang mengisi pengajian di sebuah masjid di kota tertentu, kemudian datanglah imam masjid itu dan mengatakan bahwa di kota ini telah terjadi suatu kejadian yang begitu menakjubkan pada 2 (dua) pekan yang lalu.

Kemudian, dijelaskanlah bahwa imam tersebut mendengar ada pemuda yang mengalami kecelakaan dengan kereta api ketika dia melintas di rel tersebut, maka imam itu pun langsung pergi ke tempat kejadian. Ia pun mendapatkan seorang pemuda yang sedang dalam masa kritis, (maaf…) ususnya berhamburan keluar dan tangan kirinya sudah putus.

Imam itu pun menuntun sang pemuda untuk mengatakan kalimat “Laa ilaaha illa Allah”. Pemuda itu memandang kepada imam dan sang imam pun mengulangi lagi perkataannya. Akhirnya pemuda itu mengucapkan kalimat tersebut dan tidak berapa lama pemuda itupun meninggal. Kemudian sang imam mencari kartu identitas di saku bajunya untuk mengetahui siapa namanya dan alamatnya.

Imam itu pun terkejut saat mendapati  sebuah salib, ternyata pemuda tersebut adalah seorang nasrani. Sang imam mengajak warga untuk mengantarkan jenazah pemuda tersebut ke keluarganya dan menyampaikan berita tersebut agar mereka juga mendapatkan pelajaran dari kisah pemuda tersebut.

Sang imam dengan kaum muslim lainnya sekitar 2000 orang pun berangkat menuju rumah pemuda tersebut untuk berta’ziah dan menyampaikan kabar mengenai keadaan pemuda sesaat sebelum meninggal.

Saat mereka tiba di rumahnya, Ayah dari pemuda itu mengatakan bahwa semasa hidupnya anaknya itu suka mendengarkan Al-Qur’an dan akan masuk Islam namun ayahnya selalu melarang hal tersebut. Seketika mereka bertakbir dan mengatakan bahwa sungguh Allah telah memberikan hidayah kepada pemuda itu saat melihat kejujurannya.

Berdasarkan kisah tersebut diatas, kita semua tahu bahwa saat kita memiliki kejujuran pada Allah dan mengikhlaskan niat hanya pada Allah maka Allah akan memberikan taufiq sesuai dengan keinginan dan yang dicintainya.

Sebagaimana sabda Rasulullah yang berarti bahwa, barang siapa mencintai sesuatu maka ia akan diwafatkan di atasnya. Pemuda Kristen mencintai Allah maka Allah pun mewafatkannya di atas taufiq Allah.

Sejatinya, sebagai umat manusia kita harus kembali bertanya pada diri sendiri mengenai perbuatan atau amal apa yang telah kita lakukan selama ini. Apakah amal atau perbuatan tersebut menjauhkan atau mendekatkan kita kepada Allah SWT.

Ingatlah apa akibat yang akan kita dapatkan jika melakukan perbuatan tersebut, akan mendapatkan nikmat di surga ataukah mendapatkan siksa di neraka?

Sebagai umat muslim, hendaklah kita senantiasa mendekatkan diri pada Allah SWT untuk mendapatkan lindungan-Nya dari segala niat buruk. Memperbanyak bekal menuju akhirat sangatlah penting agar kita tidak mendapatkan siksaan di akhirat kelak.

Ingatlah bahwa adzab Allah sangatlah pedih dan begitu menyakitkan, perbanyaklah bekal hidup dengan melakukan berbagai perintah Allah SWT dan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw.

Wallohu a’lam bishshawab

@kaefota

https://www.facebook.com/kendyferdian

MENUHANKAN MANUSIA

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Allah Ta’ala berfirman :

ﺍﺗَّﺨَﺬُﻭﺍ ﺃَﺣْﺒَﺎﺭَﻫُﻢْ ﻭَﺭُﻫْﺒَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺃَﺭْﺑَﺎﺑًﺎ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﻤَﺴِﻴﺢَ ﺍﺑْﻦَ ﻣَﺮْﻳَﻢَ ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻣِﺮُﻭﺍ ﺇِﻻ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَﻬًﺎ ﻭَﺍﺣِﺪًﺍ ﻻ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻ ﻫُﻮَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻪُ ﻋَﻤَّﺎ ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ

Mereka menjadikan pendeta-pendeta dan ahli-ahli agama mereka sebagai tuhan-tuhan selain dari Allah, dan juga (mereka mempertuhankan) al-Masih Ibni Maryam, padahal mereka tidak diperintahkan melainkan untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Maha suci Allah dari apa Yang mereka sekutukan”. (At-Taubah: 31).

Mendengar ayat itu, Adiy bin Hatim radliyallahu‘anhu yang sa’at itu masih beragama nasrani, dengan kalung salib di lehernya, ia berkata : “Ya Rasulullah, sesungguhnya kami tidak menyembah mereka”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya:

ﺃَﻟَﻴْﺴُﻮﺍ ﻳَﺤُﻠُّﻮﻥَ ﻣَﺎ ﺣَﺮَﻡُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓَﺘُﺤِﻠُّﻮﻧَﻪُ ﻭَﻳُﺤْﺮَﻣُﻮﻥَ ﻣَﺎ ﺃَﺣَﻞَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﺘَﺤْﺮِﻣُﻮﻧَﻪُ ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﺑَﻠَﻰ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺘْﻠُﻚَ ﻋَﺒَّﺂ ﺩﺗﻬﻢ

Bukankah mereka menghalalkan apa yang Allah haramkan, kemudian kalian menghalalkannya. Dan mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan, kemudian kalian mengharamkannya?!” Ia menjawab, “Ya benar.” Maka beliau bersabda lagi, “Itulah bentuk ibadah kepada mereka.” (H.R. Tirmidzi).

Jika kita telah memahami hal ini, maka perlu diketahui bahwa kesyirikan memiliki bahaya yang amat besar dan pengaruh ini akan dirasakan di dunia dan akhirat kelak.

Berikut ini adalah beberapa bahaya kesyirikan secara global dan ringkas:

  1. Segala kejelekan di dunia dan akhirat diakibatkan oleh syirik.
  2. Sebab utama kesulitan di dunia dan akhirat adalah karena syirik.
  3. Rasa khawatir dan lepasnya rasa aman di dunia dan akhirat disebabkan karena syirik.
    Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁَﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢْ ﻣُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ

Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al An’am:82).

  1. Orang yang berbuat syirik akan sesat di dunia dan akhirat. AllahTa’ala berfirman,

ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻘَﺪْ ﺿَﻞَّ ﺿَﻠَﺎﻟًﺎ ﺑَﻌِﻴﺪًﺍ

Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya ” (QS. An Nisa’: 116).

  1. Orang yang berbuat syirik akbar (besar) tidak akan diampuni oleh Allah jika mati dan belum bertaubat.

Allah Ta’ala berfirman,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﺎ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺃَﻥْ ﻳُﺸْﺮَﻙَ ﺑِﻪِ ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮُ ﻣَﺎﺩُﻭﻥَ ﺫَﻟِﻚَ ﻟِﻤَﻦْ ﻳَﺸَﺎﺀُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِﻓَﻘَﺪِ ﺍﻓْﺘَﺮَﻯ ﺇِﺛْﻤًﺎ ﻋَﻈِﻴﻤًﺎ

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. ” (QS. An Nisa’: 48).

  1. Jika seseorang berbuat syirik akbar (besar), seluruh amalannya bisa terhapus. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﺷْﺮَﻛُﻮﺍ ﻟَﺤَﺒِﻂَ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻣَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍﻳَﻌْﻤَﻠُﻮﻥَ

Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan .” (QS. AlAn’am: 88).

ﻭَﻟَﻘَﺪْ ﺃُﻭﺣِﻲَ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻭَﺇِﻟَﻰ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻠِﻚَﻟَﺌِﻦْ ﺃَﺷْﺮَﻛْﺖَ ﻟَﻴَﺤْﺒَﻄَﻦَّ ﻋَﻤَﻠُﻚَ ﻭَﻟَﺘَﻜُﻮﻧَﻦَّﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮِﻳﻦَ

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi .”” (QS. Az Zumar: 65).

  1. Orang yang berbuat syirik akbar pantas masuk neraka dan diharamkan surga untuknya.

Allah Ta’ala berfirman,

ﺇِﻧَّﻪُ ُ ﻣَﻦْ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻘَﺪْ ﺣَﺮَّﻡَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻣَﺄْﻭَﺍﻩُ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﻭَﻣَﺎ ﻟِﻠﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻣِﻦْﺃَﻧْﺼَﺎﺭٍ

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun .” (QS. Al Maidah: 72).

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻻَ ﻳُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺩَﺧَﻞَﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺎﺕَ ﻳُﺸْﺮِﻙُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺩَﺧَﻞَﺍﻟﻨَّﺎﺭَ

Barangsiapa yang mati dalama keadaan tidak berbuat syirik pada Allah dengan sesuatu apa pun, maka ia akan masuk surga. Barangsiapa yang mati dalam keadaan berbuat syirik pada Allah, maka ia akan masuk neraka ” (HR. Muslim no. 93).

  1. Syirik akbar membuat pelakunya kekal dalam neraka.

Allah Ta’ala berfirman,

ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِﻭَﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ ﻓِﻲ ﻧَﺎﺭِ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻫُﻢْ ﺷَﺮُّ ﺍﻟْﺒَﺮِﻳَّﺔِ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik (akan masuk) keneraka Jahanam; mereka kekal didalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk” (QS. Al Bayyinah : 6)

  1. Syirik adalah sejelek-jelek perbuatan zholim dan sejelek- jeleknya dosa sebagaimana

Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺇِﺫْ ﻗَﺎﻝَ ﻟُﻘْﻤَﺎﻥُ ﻟِﺎﺑْﻨِﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻳَﻌِﻈُﻪُ ﻳَﺎ ﺑُﻨَﻲَّﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸِّﺮْﻙَ ﻟَﻈُﻠْﻢٌ ﻋَﻈِﻴﻢٌ

Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya di waktu ia memberi pelajaran kepadanya : “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”” (QS. Lukman:13).

ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﺸْﺮِﻙْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻘَﺪِ ﺍﻓْﺘَﺮَﻯ ﺇِﺛْﻤًﺎ ﻋَﻈِﻴﻤًﺎ

Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar ” (QS. An Nisa’:48).

  1. Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam berlepas diri dari orang yang berbuat syirik. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﺃَﺫَﺍﻥٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻳَﻮْﻡَﺍﻟْﺤَﺞِّ ﺍﻟْﺄَﻛْﺒَﺮِ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑَﺮِﻱﺀٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَﻭَﺭَﺳُﻮﻟُﻪُ

Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin ” (QS. At Taubah: 3).

Wallohu a’lam bishshawab

MAU TENTARA ALLAH YANG MANA?

1 mau tentara yang mana

Air, itu tentara Allah; yang menenggelamkan kaum nabi Nuh karena membully dan mencaci maki utusan-Nya. Mereka semua mati. (QS. Al-Ankabut : 14)

Angin, itu tentara Allah; yang menghempaskan kaum ‘Ad karena sombong dengan kemajuan teknologi arsitekturnya. Mereka semua mati. (QS. Al-Haaaqqah : 6-8)

Petir, itu tentara Allah; yang menyambar kaum Tsamud karena sombong menantang adzab-Nya. Mereka semua mati. (QS. Hud : 68)

Tanah, itu tentara Allah; yang menelan kaum Sodom karena berprilaku bejat, homoseks dan lesbian. Mereka semua mati. (QS. Al-Hijr : 73-76)

5 mau tentara yang mana2

Hawa Panas, itu tentara Allah; yang menyengat kaum Madyan karena curang dalam bertransaksi. Mereka semua mati. (QS. Al-Hajj : 44)

6 nabi MUsa - bani israil

Laut, itu tentara Allah; yang menenggelamkan fir’aun dan bala tentaranya karena sombong mengaku diri sebagai tuhan. Mereka semua mati. (QS. Al-Baqarah : 50)

Wallohu a’lam bishshawab

SHALAT SUNNAH RAWATIB

Shalat Sunnah Rawatib

Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts wal Ifta ditanya, “Apa yang dimaksud dengan shalat sunnah rawatib? Apabila saya melaksanakan shalat empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sebelum ashar, apakah diharuskan untuk salam setiap dua rakaat? ”

Lajnah menjawab:

Shalat sunnah rawatib ada 12 rakaat:

4 rakaat sebelum dzuhur dengan 2 salam,

2 rakaat setelahnya dengan sekali salam,

2 rakaat setelah maghrib dengan 1 salam,

2 rakaat setelah isya dengan 1 salam,

2 rakaat sebelum shubuh dengan 1 salam.

Dan Rasulullah Shalallahualaihi wa Sallam selalu menjaga ke-12 rakaat tersebut ketika beliau sedang tidak bepergian. Beliau bersabda,

Barang siapa shalat sunnah 12 rakaat dalam sehari semalam, Allah akan bangunkan untuknya rumah di surga” (HR. Muslim no. 728).

Terdapat salah satu hadits yang menafsirkan 12 rakaat ini dengan shalat sunnah rawatib. Maka barangsiapa yang menjaganya, ia akan selalu dalam kebaikan yang besar.

Di dalam hadits tersebut dijanjikan sebuah rumah di surga bagi orang yang melaksanakan shalat rawatib 12 rakaat tersebut. Yaitu 4 rakaat sebelum dzuhur dengan 2 salam, 2 rakaat setelahnya dengan sekali salam, 2 rakaat setelah maghrib dengan 1 salam, 2 rakaat setelah isya dengan 1 salam, 2 rakaat sebelum shubuh dengan 1 salam. Shalat-shalat ini disebut shalat rawatib.

Jika seseorang shalat 4 rakaat setelah shalat dzuhur maka di dalamnya terdapat keutamaan. Sebagaimana terdapat di dalam hadits,

Barangsiapa shalat 4 rakaat sebelum dan sesudah dzuhur, maka Allah mengaharamkan neraka untuknya” (HR. Tirmidzi no. 428, Abu Daud no. 1269, An Nasa-i no. 1816).

Akan tetapi, 4 rakaat setelah dzuhur bukanlah shalat sunnah yang rawatib, karena yang menjadi rawatib hanya 2 rakaat saja. Jika kemudian menambah dan melaksanakan 2 rakaat untuk menambah rakaat dalam rangka meneladani tuntunan Nabi Shalallahualaihi wa Sallam, maka hal ini baik.

Sebagaimana sabda Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam dalam hadits Ummul Muminin Ummu Habibah binti Abi Sufyan radiyallahuanha-, bahwa beliau mendengar Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam bersabda,

Barangsiapa shalat 4 rakaat sebelum dan sesudah dzuhur, maka Allah mengaharamkan neraka untuknya

Dan dianjurkan pula untuk shalat 4 rakaat sebelum ashar, namun bukan termasuk ke dalam shalat rawatib. Akan tetapi, dianjurkan untuk mengerjakannya dengan 2 kali salam sesuai dengan sabda Rasulullah Shalallahualaihi wa Sallam,

Allah akan merahmati urusan seseorang bila ia shalat 4 rakaat sebelum shalat ashar“. Hadits ini diriwayatkan oleh Ahmad, tirmidzi, dan jamaah dengan sanad shahih dari Ibnu Umar Radiyallahuanhuma.

Dianjurkan pula untuk melaksanakan shalat sunnah di antara adzan dan iqamat dalam setiap waktu shalat, terlebih pada saat shalat maghrib dan isya. Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam bersabda,

“: “”Di setiap 2 adzan terdapat shalat, di setiap 2 adzan terdapat shalat, beliau berkata yang ketiga kalinya: bagi siapa yang menginginkan untuk melakukannya“. (HR. Al Bukhari no. 627, Muslim no. 828).

Rasulullah Shalallahualaihi wa Sallam juga bersabda,

“: “”Shalatlah kalian sebelum maghrib, shalatlah kalian sebelum maghrib, beliau berkata yang ketiga kalinya: bagi siapa yang menginginkan untuk melakukannya“. (HR. Al Bukhari nol 1183).

Para sahabat Radhiyallahuanhum selalu melaksanakan shalat sunnah setelah maghrib 2 rakaat. Mereka juga melaksanakan shalat 2 rakaat setelah adzan maghrib sebelum waktu iqamat dikumandangkan. Shalat sunnah ini bukanlah shalat sunnah yang rawatib akan tetapi shalat sunnah biasa. Empat rakaat setelah dzuhur bukanlah shalat sunaah rawatib, karena shalat sunnah rawatib setelah dzuhur hanya 2 rakaat.

Shalat 4 rakaat sebelum shalat ashar dengan 2 salam adalah sunnah, tetapi bukanlah shalat sunnah yang rawatib. akan tetapi, shalat sunnah tersebut nabi perintahkan dan tekankan untuk mengerjakannya. Namun, jika seorang mumin menjaga shalat sunnah 4 rakaat sebelum ashar tersebut sebagaimana sabda beliau,

Allah akan merahmati urusan seseorang bila ia shalat 4 rakaat sebelum shalat ashar“.

Ia akan mendapatkan keutamaan. Pertama, jika ia menjaga shalat tersebut, berarti ia telah mengikuti contoh dari Nabi Shalallahualaihi wa Sallam. Begitu pula jika ia shalat 2 rakaat antara adzan dan iqamah shalat maghrib, 2 rakaat antara adzan dan iqamah shalat isya, 2,4, atau lebih shalat dhuha, yakni ketika matahari telah meninggi sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Shalallahualaihi wa Sallam.

Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam melaksanakan shalat dhuha di sebagian kesempatan, lalu beliau mewasiatkan kepada para sahabatnya untuk melaksanakannya pula. Shalat ini dianjurkan baik ketika bepergian maupun tidak bepergian. Begitu pula shalat tahajjud di malam hari setelah shalat isya. Maka shalatlah siapa saja yang dimudahkan oleh Allah untuk melaksanakannya, kemudian berwitir dengan 1 rakaat. Seorang tersebut shalat tahajjud sebanyak 3,5,7,9,11,13, atau lebih.

Maka shalatlah siapa saja yang dimudahkan oleh Allah untuk melaksanakannya di awal malam, pertengahan, atau akhir malam dalam rangka meneladani Nabi Shalallahualaihi wa Sallam. Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam biasa melaksanakan shalat tahajjud yang kemudian beliau pungkasi dengan 1 rakaat shalat witir. Terkadang beliau Shalallahualaihi wa Sallam melaksanakan shalat witir di awal malam, dan di sebagian kesempatan pada pertengahan malam.

Beliau Shalallahualaihi wa Sallam kerahkan seluruh kesungguhannya untuk melaksanakan shalat tahajjud dan witirnya di akhir malam. Ini merupakan waktu yang paling utama bagi orang yang dimudahkan untuk mengerjakannya. Nabi Shalallahualaihi wa Sallam bersabda,

Siapa saja yang khawatir dirinya tidak bisa bangun di akhir malam, maka shalat witirlah di awal malam. Namun, siapa yang biasa bangun akhir malam maka shalat witirlah di akhirnya. Karena shalat di akhir malam adalah sesuatu yang disaksikan, dan hal tersebut adalah shalat yang utama” (HR. Muslim no. 755).

Jumlah minimal rakaat dalam shalat witir adalah 1 rakaat. Dapat dilakukan setelah shalat rawatib badiyyah isya. Tiga rakaat shalat witir lebih utama, dan bila lebih dari 3 maka lebih utama lagi. Setiap 2 rakaat salam kemudian disempurnakan dengan shalat witir di akhir malam. Ketika beliau Shalallahualaihi wa Sallam shalat 13 rakaat, maka beliau melakukan salam setiap 2 rakaat dan ini lebih utama. Namun jika seorang shalat 3,5, atau 7 rakaat dengan 1 salam di akhir rakaat, maka hal ini tidaklah mengapa. Rasulallah Shalallahualaihi wa Sallam telah melakukan hal tersebut, dan itu termasuk ke dalam sunnah.

Beliau Shalallahualaihi wa Sallam terkadang shalat 6 rakaat lalu melakukan tasyahud awal, kemudian beliau berdiri untuk melanjutkan rakaat ke-7. Namun bila ingin shalat 9 rakaat, maka harus duduk tasyahud di rakaat ke-8 kemudian berdiri melanjutkan rakaat ke-9.

Akan tetapi, yang paling utama adalah dengan melakukan salam setiap 2 rakaat, sebagaimana terdapat hadits dari Ummul Muminin Aisyah Radhiyallahuanha,

Nabi Shalallahualaihi wa Sallam shalat malam dengan 11 rakaat, setiap 2 rakaat beliau melakukan salam, kemudian melengkapkannya dengan 1 witir” (HR. Bukhari no. 1164, Muslim no. 765).

Beliau Shalallahualaihi wa Sallam juga bersabda,

Shalat malam 2 rakaat-2 rakaat. Jika salah seorang dari kalian khawatir terlewat shalat malam, maka shalatlah 1 rakaat untuk mengganjilkan hitungan rakaat shalatnya” (HR. Bukhari no. 472, Muslim no. 749).

Inilah yang utama. Jika seseorang khawatir dirinya tidak bisa bangun di akhir malam, maka hendaknya ia shalat sebelum tidur. Shalatlah 3, 5 ataupun lebih dari itu. Lakukanlah salam di akhir setiap rakaat kedua dalam rangka khawatir tidak dapat bangun di akhir malam. Hal ini termasuk ke dalam bab semangat dalam beribadah.

Barakallah

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita semua.

Para Penguasa Indonesia Paling Hebat dari Masa Kerajaan Hingga Republik

Terbukti, sejak masa lalu Indonesia sudah menjadi wilayah yang hebat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sebelum menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, negeri ini dulunya merupakan wilayah yang dikuasai banyak sekali raja. Semuanya memerintah dengan hebat pengaruhnya sampai ke luar negeri.

Beberapa fakta ini membuktikan, jika di masa lalu negeri ini telah menjadi wilayah yang sangat hebat. Bahkan disegani oleh banyak kerajaan di seluruh dunia. Kehebatan ini tak lepas dari para penguasanya yang mampu menjalankan kewajibannya dengan sangat baik.

Berikut ini adalah 5 (lima) penguasa Indonesia yang sangat hebat dan mampu membuat Indonesia menjadi wilayah yang dihormati, bahkan ditakuti, siapa sajakah mereka?

1 mahkota-hayam-wuruk

1. Hayam Wuruk – Kerajaan Majapahit

Hayam Wuruk adalah salah satu Raja Kerajaan Majapahit yang sangat hebat. Di tangannya, Majapahit mampu menguasai banyak sekali wilayah di Nusantara. Bahkan sampai ke wilayah semenanjung Malaya yang saat ini menjadi negara Malaysia. Kejayaan ini bisa dicapai atas bantuan tangan kanannya yang kita kenal dengan nama Gajah Mada.

Hayam Wuruk tak hanya menguasai banyak wilayah saja. Ia juga mengembangkan sistem perdagangan hingga membuat negerinya kian makmur. Selain itu ia juga banyak sekali melakukan hubungan diplomasi dengan banyak kerajaan hingga akhirnya kekuatan Majapahit kian tak bisa ditandingi.

Sayangnya Majapahit arus runtuh dan berganti kerajaan baru akibat Islam mulai masuk negeri ini. Sekarang coba bayangkan jika Indonesia masih memiliki kerajaan terhebat ini, kira-kira apa yang akan terjadi ya?

2 Jayabaya-–-Kerjaan-Kadiri

2. Jayabaya – Kerajaan Kadiri

Jayabaya adalah salah satu raja dari Kerajaan Kadiri. Ia disebut-sebut sebagai raja terhebat dalam sejarah berdirinya kerajaan ini. Di tangannya, banyak sekali wilayah takluk dan bertekuk lutut.

Salah satu kerajaan yang akhirnya menjadi wilayah dari Kadiri adalah Jenggala. Kerajaan ini akhirnya menyebar dan hampir menguasai semua wilayah di Jawa Timur.

Kehebatan perang yang terjadi antara Kadiri dan Jenggala pun dianggap sebagai perang yang suci. Mirip sekali dengan perang antara Pandawa dan Kurawa.

Hal ini tertulis dalam sebuah kakawin Bharatayuddha yang digubah oleh Empu Sedah da Empu Panuluh pada tahun 1157. Sayangnya Kerajaan Kadiri ini akhirnya runtuh akibat perang dengan kerajaan Tumapel.

3 Candi-Singasari-yang-dibangun-saat-masa-kejayaan-Kertanegara

3. Kertanegara – Kerajaan Singasari

Kertanegara adalah raja terakhir dari Singasari. Ia memerintah selama 20 tahun mulai tahun 1272-1292. Di bawah kepemimpinannya, Singasari menjadi kerajaan yang sangat hebat. bahkan mulai mengalihkan wawasannya ke luar Pulau Jawa.

Akhirnya sang raja mulai mengirimkan kapal-kapal untuk melakukan Ekspedisi Palamayu. Ekspedisi ini dilakukan untuk menjadikan Sumatra sebagai benteng yang mampu menghadang serangan tentara dari Mongolia.

Pada masa Kertanegara, persahabatan dengan kerajaan di luar negeri mulai terjalin dengan baik. Kehebatan Singsari bahkan sampai ke telinga Kubilai Khan yang menjadi Kaisar Mongol.

Mereka bahkan sampai mengirim utusan dan mengantarkan surat yang isinya agar Singasari mau mengakui kedaulatan Mongolia. Dan tentu saja hal ini ditolak secara tegas. Menurut kita Negarakertagama, Singasari banyak sekali menguasai wilayah di Indonesia dan luar negeri seperti Melayu, Bali, Pahang, Gurun dan Bakulapura.

4 Arca-jadi-perwujudan-Tribuwana-Tunggaldewi

4. Tribuwana Tunggal Dewi – Kerajaan Majapahit

Tribuwana adalah ratu pertama dari Kerajaan Majapahit. Ia naik tahta atas bantuan ibunya yang bernama Gayatri. Ada yang bilang jika Tribuwana hanyalah boneka dari Gayatri, namun nyatanya Tribuwana mampu menjadi seorang yang hebat dan membuktikan jika dirinya mampu melakukan banyak hal dan membuat Majapahit menjadi negeri yang sangat hebat.

Di tangan Tribuwana, kerajaan ini mulai memasuki masa keemasan. Ia menaklukkan beberapa kerajaan yang ada di Bali dan menaklukkan sisa Kerajaan Sriwijaya.

Saat Tribuwana memerintah ia mengangkat Gajah Mada yang akhirnya memberikan Sumpah Palapa yang masih kita kenal sampai sekarang. Pada masa ini kejayaan Majapahit mulai nampak hingga akhirnya diteruskan oleh Hayam Wuruk.

5 Penguasa Indonesia Paling Hebat dari Masa Kerajaan

5. Soeharto – Keluarga Cendana

Salah satu orang paling berpengaruh di Indonesia modern adalah Presiden Soeharto. Ia memimpin negeri ini kurang lebih 32 tahun. Selama rentang ini Indonesia telah dibawa ke zona pembangunan yang cukup maju.

Terlepas dari kasus yang menjerat beliau di masa lalu. Kita tak bisa menutup mata akan kehebatannya. Di bawah kepemimpinan beliau Indonesia bisa menjadi lumbung padi dan masyarakat hidup dengan damai dan sejahtera.

Soeharto adalah penguasa hebat Indonesia yang memberikan banyak sekali pengaruh baik namun dalam beberapa hal juga harus mendapatkan sentilan dalam hal keadilan dan HAM.

Siapakah yang kira-kira paling banyak memberikan manfaat bagi masyarakatnya? Era Modern atau era Kerajaan Nusantara?

KENAPA SETELAH MENIKAH ISTRI TERLIHAT KALAH CANTIK DIBANDINGKAN WANITA LAIN? INI PENJELASAN NABI

Kenapa-Setelah-Menikah-Istri-Terlihat-Kalah-Cantik-Dibanding-Wanita-Lain-Ini-Penjelasan-Nabi

Seorang suami mengadukan apa yang ia rasakan kepada seorang Syekh. Dia berkata: Ketika aku mengagumi calon istriku seolah-olah dalam pandanganku Allah tidak menciptakan perempuan yang lebih cantik darinya di dunia ini. Ketika aku sudah meminangnya, aku melihat banyak perempuan seperti dia. Ketika aku sudah menikahinya aku lihat banyak perempuan yang jauh lebih cantik dari dirinya. Ketika sudah berlalu beberapa tahun pernikahan kami, aku melihat seluruh perempuan lebih manis dari pada istriku.

Syekh berkata:  ﺃﻓﺄﺧﺒﺮﻙ ﺑﻤﺎ ﻫﻮ ﺃﺩﻫﻰ ﻣﻦ ﺫﻟﻚ ﻭﺃﻣﺮّ!؟

“Apakah engkau tahu, ada yang jauh lebih parah daripada yang engkau alami saat ini!?”

Laki-laki penanya: “Iya, mau.”

Syekh: “Sekalipun engkau mengawini seluruh perempuan yang ada di dunia ini, pasti anjing-anjing yang berkeliaran di jalanan itu lebih cantik dalam pandanganmu dari pada wanita manapun.”

Laki-laki penanya itu tersenyum masam, lalu ia berujar: “Kenapa tuan Syekh berkata demikian?”

Syekh itu melanjutkan: ليس الأمر في عرسك ، وإنما هو في قلبك الطامع وبصرك الزائغ ، ولا يملأ عين ابن آدم الا التراب

“Masalah sesungguhnya bukan terletak pada istrimu, tapi terletak pada hati rakusmu dan mata keranjangmu. Mata manusia tidak akan pernah puas, kecuali jika sudah tertutup tanah kuburan.”

Rasulullah bersabda:

لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ ثَانِيًا، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلا التُّرَابُ، وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ

“Andaikan anak Adam itu memiliki lembah penuh berisi emas pasti ia akan menginkan lembah kedua, dan tidak akan ada yang bisa memenuhi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah akan menerima taubat siapa yang mau bertaubat”.

Lalu Syekh itu bertanya, “Apakah engkau ingin istrimu kembali seperti dulu, menjadi wanita terindah di dunia ini?”

“Iya Syekh,” jawab lelaki itu dengan perasaan tak menentu.

Syekh: فاغضض ﺑﺼﺮﻙ ، فإن من ارتضى بحلاله رزق الكمال فيه

“Pejamkanlah matamu dari hal-hal yang haram… Ketahuilah, orang yang merasa cukup dengan suatu yang halal, maka dia akan diberi kenikmatan yang sempurna di dalam barang halal tersebut.”

Wallohu a’lam bishshawab

@kaefota
%d blogger menyukai ini: