Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ada dua sumber yang jadi pokok peningkatan kecerdasan manusia dalam hidupnya bersejarah:

Pertama pengalaman dengan percobaan,

Kedua Firman ALLAH yang termaktub dalam Kitab Suci. Keduanya adalah ketetapan yang telah ditentukan lebih dulu

Peningkatan kecerdasan atas pengalaman berlangsung menurut tingkat yang dicapai oleh kesadaran yang berlaku secara kausalita yang telah ditetapkan lebih dulu, begitu pula kesadaran tentang ilmu yang terkandung dalam Kitab Suci, karenanya banyak hal yang dulunya telah dirumuskan manusia kemudian harus dirubah atas capaian pengalaman, begitu pula ada Ayat Suci yang telah ribuan tahun dianggap lambang-lambangan kini baru diketahui orang ilmiahnya.

al-quran-sebagai-mukjizat-terbesar

ALLAH menentukan gerak hati seseorang begitupun gerak fikirannya selaku subject, dan selaku obyect diciptakanNYA benda materi dengan naluri serta proses tertentu. Antara fikiran dan benda materi terdapat keadaan yang parallel, itulah kehidupan yang telah dilengkapi ALLAH untuk seluruh kebutuhan.

Dalam hal demikian berlaku pengalaman yang menjuruskan kepada peningkatan peradaban, berakhir pada ketentuan ilmiah yang terkandung dalam Kitab Suci. Mungkin orang akan memungkiri ketentuan ini tetapi pembuktiannya didapati dalam catatan sejarah dan realita selanjutnya akan ditemui berturut-turut selaku hasil kegiatan manusia atau diberikan kepadanya secara terpaksa.

57/22. Tidaklah berlaku suatu musibah di Bumi ini dan tidak pula pada dirimu kecuali telah ada ketetapannya lebih dulu sebelum KAMI laksanakan, bahwa yang demikian atas ALLAH mudah saja.

18/84. Bahwa KAMI menempatkan untuknya manusia di Bumi dan KAMI datangkan padanya dari tiap sesuatu dengan kausalita.

18/85. Lalu dia ikuti kausalita itu.

81/29. Dan tidaklah kamu berkendak kecuali yang lebih dulu dikehendaki ALLAH Tuhan seluruh manusia.

….ALLAH menyatakan bahwa orang-orang beriman pasti lebih tinggi dalam kehidupan ramai. Kepastian ini bukan saja harus terwujud dalam bidang susila dan budi pekerti, tetapi juga mencakup lapangan sains, teknologi, dan lain-lainnya.

Seringkali orang jadi gugup dan tersandung menyampaikan ketentuan tersebut karena dalam pergaulan umum belum dilihat bukti-bukti yang membenarkan. Sebenarnya janjian ALLAH tidak pernah gagal keliru, sebab apapun yang DIA hukumkan adalah dengan perencanaan tepat, maka hal itu sebaiknya menjadi batu ujian bagi masyarakat yang menyatakan diri beriman.

Suatu hal yang biasa dilupakan orang ialah Alquran yang menerangkan bahwa ALLAH bersama orang-orang yang tabah, yaitu yang tetap teguh pada pendirian, selalu melaksakan Hukum-NYA di waktu sendirian dan dalam hubungan hidup bersama.

Dari kedua ketentuan tersebut di atas didapatlah alasan kenapa tampak orang yang menyatakan diri beriman berada dalam keadaan yang tidak diharapkan. Sebabnya ialah karena tidak tabah bahkan ragu-ragu dalam menghayati hukum hidup yang diredhai ALLAH.

Di bawah ini dibicarakan tentang Sains dalam Alquran, didasarkan atas Firman Suci dalam Alquran yang memang satu-satunya logis praktis di seluruh zaman.

Mungkin pada beberapa hal terdapat yang sifatnya kontroversial, namun itu adalah kewajaran selaku perkembangan dalam sejarah di mana Hukum ALLAH selalu tetap, sedangkan yang berubah hanyalah tradisi sesuai dengan tingkat kesadaran. Ketinggian yang dijanjikan ALLAH pasti berlaku jika iman dihayati dengan ketabahan.

’ARSY

Memang banyak istilah `ARSY tersebut dalam Alquran. Dia berartikan :

a. Yang didirikan, yang dibangun seperti bangunan di zaman Sulaiman tersebut pada ayat 27/38, bangunan di zaman Yusuf tersebut pada ayat 12/100, atau bangunan yang ada di Palestina dulu-nya tersebut pada ayat 2/259. Lebih jelas lagi pada ayat 7/137 di mana dinyatakan ‘Arsy itu berarti bangunan yang dibangun oleh Fir’aun.

2/259. Atau seperti (Uzair) orang yang berjalan pada suatu negeri (Palestina) yang telah
rubuh bangunan-bangunanya. Dia berkata: betapa Allah menghidupkan(negeri) ini sesudah matinya? Lalu Allah mematikan seratus tahun (musim) kemudian membangkitkan kembali. DIA katakan: “Berapa lama engkau tinggal (disini)?. Dia berkata: ”Aku telah di sini sehari atau setengah hari.” DIA berkata: “Bahkan engkau telah tinggal seratus tahun musim, maka perhatikanlah makananmu yang belum membusuk. Dan perhatikanah hemarmu agar KAMI jadikan engkau pertanda bagi manusia. Lihatlah tulang-tulang itu betapa KAMI menggerakkannya, kemudian KAMI bungkus dia dengan daging. “Ketika sudah terang baginya, dia berkata: “Tahulah bahwa ALLAH menentukan atas tiap sesuatu.”

7/137. Dan Kami wariskan pada kaum(Bani Israil) tertindas itu timur-timur dan barat-barat nya yang KAMI berkati padanya (pyramid kuno). Selesailah Kalimat terbaik TUHAN-mu atas
Bani Israil karena mereka tabah, dan KAMI binasakan yang dibikin Firaun serta
kaumnya dan apa yang mereka telah bangun.

12/100. Dan dia (yusuf) mengangkatkan ibu bapaknya keatas bangunan (istana).
Dan mereka (semua keluarga itu) rebah bersujud untuknya. Dan dia (Yusuf) berkata:
wahai ayahku, inilah pengertian mimpiku dulu, sungguh Tuhanku menjadikannya logis,
dan sungguh DIA berbuat padaku ketika DIA keluarkan aku dari penjara dan mendatangkan
kamu dari dusun setelah setan mengganggu antara aku dan antara saudara-saudaraku.
Bahwa Tuhanku itu peramah untuk apa-apa yang DIA kehendaki, bahwa DIA itu mengetahui bijaksana.

27/38. Dia (sulaiman) berkata: wahai masyarakat, siapa dari kamu yang dapat
mendatangkan padaku bangunannya (raja perempuan itu) sebelum mereka
(kaumnya) datang padaku sebagai orang Muslim?

b. ‘ARSY juga berarti semesta raya atau universe karena dia dibangun atau didirikan oleh Pencipta Esa. Ayat tentang itu banyak sekali, di antara lain ayat 11/7, 7/54, 40/6, 39/75 dan 69/17

Semua benda angkasa dinamakan semesta raya atau ‘Arsy, termasuk di dalamnya bintang-bintang, planet-planet, bulan-bulan (satelites), komet dan apa yang di antaranya. Semua benda itu dibangun oleh ALLAH sebagai yang dimaksud ayat 11/7.

Semesta raya disusun begitu rupa terdiri dari jutaan bimasakti (galaxies). Masing-masing bimasakti terdiri dari jutaan bintang yang setiapnya dikitari oleh planet-planet yang umumnya dikitari oleh bulan-bulan. Satu bintang dengan beberapa planet dan bulannya dinamakan tatasurya atau solar system.

galaxy_1

7/54. Bahwa TUHAN-mu ialah ALLAH yang menciptakan planet-planet dan Bumi dalam enam hari (6.000 tahun) kemudian berada atas semesta. DIA tutupkan malam pada siang yang memintanya (mengiringnya) bergantian, begitu pula Surya dan Bulan serta bintang-bintang. Semuanya diedarkan dengan perintah-NYA. Apa tidakkah kepunyaan-NYA penciptaan dan perintah itu? Maha berkah ALLAH TUHAN seluruh manusia.

11/7. Dan DIAlah yang menciptakan planet-planet dan Bumi dalam enam hari (6.000 tahun) dan adalah semesta-NYA atas Hydrogen, untuk mengujimu tentang siapa dari kamu yang lebih baik perbuatannya. Dan jika engkau katakan bahwa: kamu adalah orang-orang kafir itu: bahwa ini hanyalah sihir (pesona) yang nyata.

Galaxy

Istilah bimasakti atau galaxy mulanya dipakai oleh ahli-ahli angkasa dan baru jadi populer pada abad 14 Hijryah, utamanya setelah tersiarnya teori Relativisme Einstein. Dengan teori itu orang menetapkan bahwa untuk menilai luasnya semesta raya maka galaxilah yang menjadi ukuran.

Para ahli angkasa memperkirakan bahwa jarak antara satu galaxy dari lainnya sejauh ribuan tahun gerak sinar yang satu detiknya ditaksir sekitar 186.000 mil atau 300.000 kilometer. Demikian jauhnya hingga setiap galaxy itu kelihatan sebagai sebuah bintang saja.

Jika waktu malam kelihatan satu bintang maka belum tentu dia benar-benar satu bintang tetapi mungkin terdiri dari jutaan bintang yang tersebab jauhnya tampak sebagai titik saja. Kalau benar dia satu bintang maka bintang itu termasuk susunan galaxy yang kita diami ini dan tidak mungkin kita akan dapat melihat satu bintang dari galaxy lain.

Kalau dilihat dengan teleskop, maka galaxy-galaxy itu berbentuk dan berwarna yang berbeda-beda disebabkan posisi dan jaraknya juga berbeda. Kalau dari samping, dia kelihatan ceper berupa cakram, tetapi dari depan rupanya berbentuk spiral yang berputar disumbunya bagaikan roda. Jari-jari roda itu dinamakan orang dengan bintang susu atau milky way dan jarak di antara jari-jari itu dinamakan halo.

galaxy_2

Galaxy yang demikian oleh Alquran disebut BURUJ dinyatakan pada Ayat 25/61 dan 85/1 dan istimewa lagi pada ayat 15/16 di mana dinyatakan bahwa semesta raya ini dihiasi dengan galaxy-galaxy bagi orang yang memandang.

Alquran tidak memberikan keterangan apa-apa lagi tentang galaxy lain itu karena sangat jauhnya dan tidak bersangkut paut dengan kehidupan dalam tatasurya kita baik di bidang capaian maupun ilmu pengetahuan. Para ahli telah sama sepakat bahwa galaxy lain tidak mungkin didatangi atau dihubungi maupun dengan alat radio yang gelombangnya berfrekwensi sangat tinggi.

star_1

15/16. Dan sesungguhnya KAMI jadikan di angkasa (semesta) itu galaxy-galaxy (bimasakti-bimasakti) dan KAMI hiaskan dia untuk orang-orang yang memandang.

25/61. Maha berkat DIA yang menjadikan di angkasa (semesta raya) itu bimasakti-bimasakti
dan DIA jadikan padanya pelita-pelita dan bulan-bulan yang menerangi.

85/1. Demi angkasa (semesta) yang mempunyai bimasakti-bimasakti.

Sama’= atmosfir, tatasurya, semesta raya

Arti sebenarnya dari SAMA’ adalah angkasa, tetapi Alquran memberikan berbagai pengertian tentang istilah itu tergantung pada maksud ayat masing-masing. Sesudah diteliti, didapatlah empat macam pengertian :

Sama’ berati atmosfir yang melingkupi setiap planet. Dari Sama’ itu turun hujan, termuat pada ayat 2/22,2/59, 2/144, 5/112, 6/35, 6/99, 6/125, 7/96, 11/44, 13/17, 14/32,15/14, 15/22 dan banyak ayat lainnya.

2/22. (DIAlah) yang menjadikan untukmu Bumi itu dengan tetumbuhan yang bertumbuh dari angkasa (tatasurya) air lalu DIA turunkan dari angkasa (astmosfir) air lalu DIA keluarkan dengannya buah-buahan sebagai rezki untukmu, maka janganlah jadikan bagi ALLAH suatu bandingan dan kamu mengetahui.

2/59. Maka orang-orang zalim mengganti perkataan dengan yang tidak dikatakan pada mereka, lalu KAMI turunkan atas orang-orang zalim itu bencana dari angkasa (atmosfir) tersebab mereka berbuat fasik.

2/144. Sungguh KAMI melihat bolak-balik wajahmu pada angkasa (atmosfir) lalu KAMI palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan dimanapun kamu berada maka palingkanlah wajahmu ke arahnya. Dan bahwa orang-orang yang didatangkan Kitab tentu mengetahui bahwa hal itu logis dari Tuhan mereka, dan tidaklah ALLAH mengabaikan apa-apa yang mereka kerjakan.

Wallohu a’lam bishshawab

@kaefota