Kali ini kita akan mengeksplor tebing alam setinggi 150 meter yang berlokasi tidak jauh dari pusat kota Garut Provinsi #Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. Kalau kamu pernah berkunjung ke Pantai Santolo atau Sayang Heulang Pameungpeuk, pasti akan melewati tebing ini.

Jarak tempuh menuju tempat wisata Batu Tumpang dari pusat kota #Garut yaitu 32 KM ke arah Pantai Pameungpeuk dengan waktu tempuh sekitar 60 menit. Kalau dari pasar Cikajang, jaraknya hanya 6 KM, di pertigaan Cigugur kamu harus mengambil jalur kanan.

Aksesibilitas menuju tebing alam Batu Tumpang sangat mudah dan murah, terdapat banyak angkutan yang melewati tempat wisata alam di Garut yang satu ini. Kamu bisa menggunakan elf atau bis jurusan Garut – Pameungpeuk atau Bandung – Pameungpeuk. Lokasinya tepat di pinggir jalan, jadi setelah turun dari kendaraan kamu tidak perlu cape lagi  jalan kaki terlalu jauh.

121815 batu-tumpang-cikajang

Dulu kecamatan Cikajang terkenal dingin karena berada di kaki gunung Cikuray, dinginnya kira-kira mirip dengan Pangalengan Bandung. Namun sekarang sudah agak berkurang, kemungkinan disebabkan oleh kawasan hutan yang terus menyempit, kebun teh yang dulu menghampar pun sekarang sudah hampir habis diganti oleh sayur-sayuran.

Selain landscapenya yang mempesona, tempat wisata ini memiliki keunikan sendiri yaitu ujung batu tersebut yang menempel dengan tanah sehingga batu tampak miring. Mungkin karena hal itulah tempat ini dinamakan Batu Tumpang.Namun pemandangan alam dari Cigugur menuju kawasan Batu Tumpang masih terjaga. Pohon-pohon pinus yang tinggi mejulang berderet di sepanjang jalan, kebun teh menghampar luas, udaranya sejuk dan jalannya berkelok membuat panorama alam Batu Tumpang semakin memikat beda tipis dengan pemandangan di Puncak Bogor.

Di sekitar destinasi rock climbing Batu Tumpang terdapat warung-warung kecil yang menjual aneka cemilan dan kuliner khas Sunda yang disajikan secara lesehan. Sambil menikmati kuliner yang lezat, di tempat ini kamu bisa menyaksikan indahnya bukit-bukit perkebunan teh PTPN Giriawas dan kebun sayuran milik warga sekitar yang rumahnya terlihat jelas berada di bawah jalan dekat Batu Tumpang.

Siapapun boleh berkunjung tempat ini, tanpa dikenakan tarif atau tiket masuk. Pengunjung yang datang ke tebing alam Batu Tumpang belakangan semakin ramai, baik wisatawan lokal Garut, Bandung, Jakarta, Tasikmalaya maupun dari kota-kota lain. Mereka biasanya singgah di tempat wisata ini saat menuju Pantai Santolo, atau sengaja membawa peralatan panjat tebing untuk menguji nyali dan menaklukan tebing setinggi 20 meter di alam terbuka.

Di akhir pekan atau hari libur, biasanya pegiat alam bebas sengaja bermalam dan mendirikan tenda di kawasan wisata Batu Tumpang. Tebing menantang ini biasa dijadikan tempat latihan panjat tebing oleh anggota TNI dari Komando Strategi Angkatan Darat (KOSTRAD) 303 Cibuluh Garut dan beberapa komunitas pecinta alam. Tebing Batu Tumpang juga pernah dijadikan tempat pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI oleh sekolompok Remaja Pecinta Alam Garut (REPAGA).

Mau coba menguji nyali? Silakan datang ke Batu Tumpang, tebing menantang di Kecamatan Cikajang.