Madakaripura jadi tempat bertapa Gajahmada dan 4 sahabatnya

Patih Gajah Mada adalah panglima perang yang sangat berpengaruh pada kerajaan Majapahit dahulu, kerajaan yang berpusat di Jawa Timur ini memperoleh puncak kejayaan selama berpuluh-puluh tahun lamanya.

Patih Gajah Mada yang dikenal sangat pintar dan mempunyai beberapa kesaktian ini ternyata mengenyam ilmu di salah satu tempat yang kini dijadikan tempat wisata, yaitu Air terjun Madakaripura.

Sejak umur 7 tahun, Gajah Mada dilatih oleh seorang mantan panglima kerajaan Singhasari, Eka Jaladri. Mantan Panglima Singhasari inilah yang mengajari Gajah Mada menguasai ilmu politik dan kanuragan (ilmu bela diri secara supranatural).

Perguruan yang dilatih oleh Eka Jaladri ini bernama perguruan Eka Paksi. Tidak hanya Gajah Mada, ada 4 teman seperguruannya, yaitu Kebo Narawita, Kebo Narameta, Ken Wirati dan Lembu Abang. Kelima teman seperguruan tersebut dilatih bertahun-tahun lamanya di Madakaripura.

“Di Madakaripura, ada 5 yang mengikuti perguruan Eka Paksi, yaitu Kebo Narawita, Kebo Narameta, Ken Wirati, Gajah Mada itu sendiri dan Lembu Abang,” ujar Pak Suhardi, di Probolinggo.

Setelah berumur 17 tahun, Gajah Mada lalu di bawa ke Kerajaan Majapahit untuk menjadi panglima perang. Karena kekuatan dan kepintarannya, akhirnya Gajah Mada diangkat menjadi Patih, meningkat menjadi Mahapatih dan akhirnya mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya sebagai Amangkubhumi (Perdana Menteri).