MenjagaAmanah

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Bismillahirohmannirohhim

 

 

21Mudharabah

 

Al-Qur`an menggambarkan sifat amanah sebagai salah satu prinsip moral dan jalan menuju kesuksesan. Orang-orang beriman harus menjaga amanat yang dipercayakan kepadanya sampai amanat tersebut dikembalikan. Selain itu, mereka pun harus dapat membedakan siapa yang mengamanatkan dan siapa yang berhak atas amanat tersebut.

 

taha

 

Dalam hal ini, Al-Qur`an menjelaskan sebagai berikut. “Sesungguhnya, Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya, Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya, Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS An-Nisa`, 4: 58)

 

376

 

Pada ayat lain dijelaskan, sebagai berikut. “(Bukan demikian), sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertaqwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orangorang yang bertakwa.”(QS Ali ‘Imran, 3: 76)

 

827

 

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanatamanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.”(QS Al-Anfal, 8: 27)

Para rasul adalah manusia yang mendapatkan amanat Allah untuk menyampaikan kebenaran dan berpegang teguh atas amanat tersebut.

“…kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.”  (QS An-Nur, 24: 54)

Seperti yang kita ketahui bersama, amanat bisa berupa uang, tugas, atau hal lainnya. Orang beriman harus dapat menjadi dan membedakan orang-orang yang dapat dipercaya.

Barokalloh

 

Wallohualambisshawab